Jaga Eksistensi Peternak Rakyat, Ini Harapan Anggota DPR Singgih Januratmoko

Jakarta (22/8). Untuk mendukung eksistensi peternak rakyat, Singgih Januratmoko, Anggota DPR RI Komisi VI mengungkapkan perlunya jaminan ketersediaan jagung.
Dilansir dari website BKP Kementan, untuk menjaga stabilitas pasokan jagung. Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian pada awal Juni 2021, melakukan intervensi distribusi dalam rangka stabilisasi pasokan jagung untuk peternak layer di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pasokan didatangkan dari wilayah Nusa Tenggara Barat yang sedang panen.
Di sisi lain, menurut Singgih, terdapat dua integrator raksasa yang bermain di pasar becek atau pasar rakyat. Mereka menjual ayam hidup, yang sebenarnya bukan bidang utama mereka, “Integrator usaha utamanya adalah pakan dan pembibitan ayam (breeding farm), bukan menjual ayam hidup,” ujarnya.
Singgih mengungkapkan, dengan kekuatan modal yang besar dan afiliasi yang mereka miliki, bila para integrator menggarap pasar becek, peternak rakyat yang modalnya kecil bisa mati, “Inilah pentingnya segmentasi pasar. Integrator silakan bermain pada produk olahan ayam, jangan ayam hidup yang secara tradisional sudah menjadi usaha peternak rakyat,” ujarnya.

Menguatnya integrator disusul melemahnya peternakan rakyat akan berimbas pada munculnya praktik monopoli. “Daging ayam segar baik dari peternak yang berafiliasi dengan integrator maupun dari peternak mandiri, semuanya menuju pasar becek. Maka perlu diatur segmentasi pasarnya agar tidak terjadi perang harga,” imbuhnya.

 

sumber : KUMPARAN

 

 

  • Hits: 38

Page 3 of 3