Anggota DPR RI : Santri profesional, tulang punggung Indonesia Emas 2045.

 MAN3514

dokumentasi : istimewa

 

Singgih Januratmoko, Anggota Komisi VI DPR RI Singgih Januratmoko lewat pernyataannya, Sabtu (22/10/2022) menyampaikan "Sejak zaman pergerakan nasional pada awal abad ke-20, revolusi fisik, bahkan mempertahankan kemerdekaan pada 1945. Para santri tidak henti mencurahkan pikiran, tenaga, bahkan merelakan nyawanya demi bangsa dan NKRI,"
Menurut Singgih Januratmoko, bangsa dan negara ini punya utang moral kepada para santri, sehingga sangat tepat kalau Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, mengangkat tema "Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan".
Singgih menyatakan tema Hari Santri tahun 2022 yang diangkat Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, "Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan", sangat relevan.
"Tema tersebut merupakan prinsip dalam agama, apalagi Indonesia yang majemuk. Maka seluruh rakyat Indonesia termasuk para santri harus menjaga martabat kemanusiaan, melindungi minoritas," imbuhnya.
sudah saatnya, santri tidak hanya berkutat dengan ilmu agama, tapi juga sebagai profesional yang selalu mencari solusi atas segala permasalahan bangsa.
Menurut Singgih dengan kecerdasan intelektual dan spiritual, para santri adalah modal pembangunan Indonesia hari ini dan masa depan.
"Generasi hari ini, yang ditempa di pondok-pondok pesantren, mereka memiliki kecerdasan sekaligus kesalehan sosial, bakal mewarnai Indonesia Emas 2045," Singgih memaparkan.
Untuk itu, sudah saatnya para santri mengikuti jejak para pahlawan itu.
Mereka tidak hanya piawai dan ahli dalam ilmu agama saja, tapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).
"Tugas santri memang menjaga keberlangsungan agama, sementara agama memiliki tujuan utama untuk memuliakan manusia, bukan untuk merendahkan martabat kemanusiaan. Tentu para santri intelektual juga memegang prinsip tersebut," pungkasnya.

  • Hits: 13

Related Articles